Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts

Wednesday, June 16, 2010

Tips Menjadi Pribadi Yg Baik

Nah Ini Dia Nehh... Beberap Tips Untuk Menjadi Pribadi Yang Baik

1.Mampu Bekerja Dalam Team
2.Memiliki Jiwa Sosial Yang Baik
3.Memahami Etika Bisnis
4.Mampu Berorganisasi
5.Memiliki Motipasi Yang Tinggi
6.Positif Thinking
7.Dapat Menghargai Orang Lain
8.Tidak Egois
9.Bisa Menjadi Penengah
10.Time Management

Thursday, June 3, 2010

Menerima Kritikan

Di kritik oleh sahabat sendiri wajar, hal itu membuktikan bahwa betapa pedulinya ia kepada kita, namun alangkah baiknya jika penyampaiannya lebih halus sehingga tidak menimbulkan sakit hati. saya baru saja mengalami hal tersebut, senin malam sahabat saya sebut saja (rina) mengirim sms,inti dari sms tersebut adalah undangan nonton bareng "Price of persia" saya langsung mengiyakannya.

tiba keesokan hari,diare menyerang minat nonton msh menggebu...namun anda pasti tau bagaimana rasanya terserang diare( bisa 7x bolak-balik toilet. akhirnya niat untuk nonton saya urungkan. ku raih ponsel ku ketik kata-kata
"rin w gak jd ikut nonton kena diare nih, mules2 terus"
beberapa menit kemudian rina membalas sms tersebut " jangan dirasain2 'na, dibawa enjoy aja, tar juga ilang"
"tapi masih mules2 neh"
"yah masa ga abis2 na mulesnya di jalanin aja deh entar juga sembuh sendiri jangan dirasain, tar kan sekalian mao ngambil tas pesenan kita"
"duh gua gak ikut deh rin, gak kuat neh maap yah"
"gua eneg na ma elu ga bisa mulu, udah tau sekarang mau ngambil tas ada2 aja pake mules segala"
"jangan ngomong gitu rin gua jd kepikiran neh"
"tetep aja sebel gua ada2 aja si,gua juga lagi sakit na kaki gua luka jalan aja jingke, gua tadinya gak mau masuk, tapi gua punya tanggung jawab mikirin mau ngambil tas,mikirin udah ngajak anak2 nonton udah pada semangat masa guanya gak masuk,kalau lu setiap mau di andelin ga bisa mulu sekarang, beda lu ma yang dulu"
kaget mendengar kata2 sahabat ku, sahabat yang begitu ku sayangi, aku hanya diam, jika ku paksa, aku khawatir ketika di kereta api,mendadak mules,kemana harus di setor? ini aja masih mules terus.

kamis kondisi badan saya mulai membaik, walaupun masih sedikit lemas,saya putuskan untuk mengendarai revo cantikku menuju kampus,kalau mules tinggal cari pom bensin hahahahh.ketika di jalan ada sms masuk, saya coba untuk membacanya
"kalau lu punya tanggung jawab lu harus masuk sekarang kalau sampe sekarang lu ga masuk lagi parah banget gua gak tau mesti di omongin kata-kata gimana ama lu"
tak terasa air mata menggenang,bahkan saat menulis ini air mata itu masih ada,sakit

Tuesday, May 11, 2010

Jenis – Jenis Proposisi

 Berdasarkan Bentuknya
*Proposisi * Proposisi
Tunggal Majemuk

• Proposisi tunggal hanya mengandung satu pernyataan

Contohnya : Semua petani harus bekerja keras.
Setiap pemuda adalah calon pemimpin.
• Proposisi majemuk mengandung lebih dari satu pernyataan.

Contohnya : Semua petani harus bekerja keras dan hemat.


Berdasarkan Sifatnya

Proposisi Kategorial
Proposisi Kondisional
• Dalam Proposisi kategorial hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan tanpa syarat.

Contoh : Semua Bemo beroda tiga.
Sebagian bintang tidak berekor.

•Dalam Proposisi kondisional hubungan antara subjek dan predikat terjadidengan suatu syarat tertentu.syarat itu harus dipenuhi atau diingat sebelum peristiwa dapat berlangsung.

Contoh : Jika air tidak ada, manusia akan kehausan.


 Berdasarkan Kualitasnya

Proposisi Positif Proposisi Negatif

• Proposisi positif adalah proposisi yang membenarkan adanya persesuaian hubungan antara subjek dan predikat.

Contoh : Semua Dokter adalah orang pintar.
Sebagian manusia adalah bersifat social.

• Proposisi Negatif adalah proposisi yang menyatakan bahwa antara subjek dan predikat tidak mempunyai hubungan. Dengan kata lain, proposisi negative meniadakan hubngan antara subjek dan predikat.

Contoh : Semua harimau bukanlah singa.
Sebagian orang jompo tidaklah pelupa.


 Berdasarkan Kuantitasnya

Proposisi universal Proposisi Khusus

• Pada Proposisi Universal predikat proposisi membenarkan atau mengingkari seluruh objeknya.

Contoh : Semua dokter adalah orang pintar.
Tidak seorang dokterpun adalah orang yang pintar.

• Pada proposisi Khusus predikat proposisi hanya membenarkan atau mengingkari sebagian subjeknya.

Contoh : Sebagian mahasiswa gemar olahraga.
TIdak semua mahasiswa pandai bernyanyi.

Jenis - Jenis Proposisi

Jenis – Jenis Proposisi

Ø Berdasarkan Bentuknya

Proposisi Proposisi

Tunggal Majemuk

· Proposisi tunggal hanya mengandung satu pernyataan

Contohnya : Semua petani harus bekerja keras.

Setiap pemuda adalah calon pemimpin.

· Proposisi majemuk mengandung lebih dari satu pernyataan.

Contohnya : Semua petani harus bekerja keras dan hemat.

Ø Berdasarkan Sifatnya





Proposisi Kategorial Proposisi Kondisional


· Dalam Proposisi kategorial hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan tanpa syarat.

Contoh : Semua Bemo beroda tiga.

Sebagian bintang tidak berekor.

· Dalam Proposisi kondisional hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan suatu syarat tertentu.syarat itu harus dipenuhi atau diingat sebelum peristiwa dapat berlangsung.

Contoh : Jika air tidak ada, manusia akan kehausan.

Ø Berdasarkan Kualitasnya





Proposisi Positif Proposisi Negatif

· Proposisi positif adalah proposisi yang membenarkan adanya persesuaian hubungan antara subjek dan predikat.

Contoh : Semua Dokter adalah orang pintar.

Sebagian manusia adalah bersifat social.

· Proposisi Negatif adalah proposisi yang menyatakan bahwa antara subjek dan predikat tidak mempunyai hubungan. Dengan kata lain, proposisi negative meniadakan hubngan antara subjek dan predikat.

Contoh : Semua harimau bukanlah singa.

Sebagian orang jompo tidaklah pelupa.

Ø Berdasarkan Kuantitasnya

Proposisi universal Proposisi Khusus

· Pada Proposisi Universal predikat proposisi membenarkan atau mengingkari seluruh objeknya.

Contoh : Semua dokter adalah orang pintar.

Tidak seorang dokterpun adalah orang yang pintar.

· Pada proposisi Khusus predikat proposisi hanya membenarkan atau mengingkari sebagian subjeknya.

Contoh : Sebagian mahasiswa gemar olahraga.

TIdak semua mahasiswa pandai bernyanyi.

Saturday, April 3, 2010

Sistem Informasi & Hukum di Indonesia

Berkembangnya Sistem Informasi tidak hanya memberi dampak positif pada masyarakat, melainkan dampak negatif. dampak itu bahkan membuat resah sebagian para masyarakat yang menggunakan tekhnologi. seperti Maraknya kasus kejahatan via internet yang semakin banyak. Seperti tindak penyebaran produk pornorgrafi, pedofilia, perjudian, sampah (spam), bermacam virus, sabotase, dan aneka penipuan, seperti carding, phising, spamming, dll.

Berikut bebrapa kejahatan via internet:

* HACKING

Hacking adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain.Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya. “Hacker” memiliki wajah ganda; ada yang budiman ada yang pencoleng. “Hacker” budiman memberi tahu kepada programer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan pada program yang dibuat, sehingga bisa “bocor”, agar segera diperbaiki. Sedangkan, hacker pencoleng, menerobos program orang lain untuk merusak dan mencuri datanya.

* MALWARE

Malware adalah program komputer yang mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating system. Malware terdiri dari berbagai macam, yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll.

* SPAMMING

Spamming adalah pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Spam sering disebut juga sebagai bulk email atau junk e-mail alias “sampah”. Meski demikian, banyak yang terkena dan menjadi korbannya.biasanya kasus ini memakai modus pengiriman e-mail dapat hadiah, lotere, dll.

* PHISING

Phising adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya.

Maraknya kasus kejahatan via internet membuktikan kurangnya penanganan dalam dunia internet. Namun pemerintah telah berupaya untuk menanggulanginya. kita generasi muda harus memanfatkan seoptimal mungkin perkembangan tekhnologi untuk membangun negara demi masa depan. :)

Saturday, October 31, 2009

Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat berisikan gagasan pembicara atau penulis secara singka, jelas, dan tepat.
Jelas : berarti mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca.
Singkat : hemat dalam pemakaian atau pemilihan kata-kata.
Tepat : sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku.

Kalimat tidak efektif kalimat yang tidak memiliki atau mempunyai sifat-sifat yang terdapat pada kalimat efektif.

Berikut ini 8 Sebab Ketidakefektifan Kalimat :

1. Kontaminasi ==> merancukan 2 struktur benar 1 struktur salah

Contoh :
* diperlebar, dilebarkan diperlebarkan (salah)
* memperkuat, menguatkan memperkuatkan (salah)
* sangat baik, baik sekali sangat baik sekali (salah)
* saling memukul, pukul-memukul saling pukul-memukul (salah)
* Di sekolah diadakan pentas seni. Sekolah mengadakan pentas seni Sekolah mengadakan pentas seni (salah)

2. Pleonasme ==> berlebihan, tumpang tindih

Contoh :
* para hadirin (hadirin sudah jamak, tidak perlu para)
* para bapak-bapak (bapak-bapak sudah jamak)
* banyak siswa-siswa (banyak siswa)
* saling pukul-memukul (pukul-memukul sudah bermakna ‘saling’)
* agar supaya (agar bersinonim dengan supaya)
* disebabkan karena (sebab bersinonim dengan karena)

3. Tidak Memiliki Subjek

Contoh :
* Buah mangga mengandung vitamin C.(SPO) (benar)
* Di dalam buah mangga terkandung vitamin C. (KPS) (benar) ??
* Di dalam buah mangga mengandung vitamin C. (KPO) (salah)

4. Adanya kata depan tidak perlu

Contoh :
* Perkembangan daripada teknologi informasi sangat pesat.
* Kepada siswa kelas I berkumpul di aula.
* Selain daripada bekerja, ia juga kuliah.

5. Salah Nalar

Contoh :
* waktu dan tempat dipersilahkan. (Siapa yang dipersilahkan)
* Mobil Pak Dapit mau dijual. (Apakah bisa menolak?)
* Silakan maju ke depan. (maju selalu ke depan)
* Adik mengajak temannya naik ke atas. (naik selalu ke atas)
* Pak, saya minta izin ke belakang. (toilet tidak selalu berada di belakang)
* Saya absen dulu anak-anak. (absen: tidak masuk, seharusnya presensi)
* Bola gagal masuk gawang. (Ia gagal meraih prestasi) (kata gagal lebih untuk subjek bernyawa)

6. Kesalahan Pembentukan kata

Contoh :
* mengenyampingkan seharusnya mengesampingkan
* menyetop seharusnya menstop
* mensoal seharusnya menyoal
* ilmiawan seharusnya ilmuwan
* sejarawan seharusnya ahli sejarah

7. Pengaruh bahasa asing

Contoh :
* Rumah di mana ia tinggal … (the house where he lives …) (seharusnya tempat)
* Sebab-sebab daripada perselisihan … (cause of the quarrel) (kata daripada dihilangkan)
* Saya telah katakan … (I have told) (Ingat: pasif persona) (seharusnya telah saya katakan)

8. Pengaruh bahasa daerah

Contoh :
* … Betawi:ogah amat (seharusnya : tidak mau)

Diksi

DIKSI

Pengertian Diksi

Diksi = Pilihan Kata

· Dimana kita memilih kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu, baik dalam dunia karang mengarang maupun dunia tutur setiap hari.Pemilihan kata ini harus sesuai dengankamus,karna makna yang di pilihlah yang di perlukan.

Makna Denotatif & Konotatif

· Makna Denotatif adalah makna konseptual,suatu Pengertian yang di kandung sebuah kata secara objektif.

Misalkan , kata makan bermakna memasukkan sesuatu ke dalan mulut,dikunyah,dan di telan.

· Makna Konotatif adalah makna kata y6ang mempunyai tautan , perasaan, dan lain-lain yang menimbulkan rasa tertentu & bersifat lebih pribadi dan khusus.

Contoh :

Dia adalah wanita cantik (denotative)

Dia adalah wanita manis (konotatif)

· Hal2 yang mempengaruhi diksi berdasarkan kemampuan pengguna bahasa

v cara mengimajinasikan sesuatu kedalam sebuah situasi

v penguasaan sejumlah kosa kata yang familiar bagi masyarakat

v perangkaian kata – kata menjadi serangkaian kalimat yang jelas dan efektif sehingga sesuai dengan gagasan utama .

· Fungsi dari diksi

v Sebagai sarana / kegiatan mengaktifkan kegiatan berbahasa (komunikasi ) untuk penyampaian gagasan kepada orang lain

v Sebagai sarana menyampaikan maksud dari sebuah tulisan agar mudah dimengerti pembaca

v Sebagai sarana yang membawa pembaca kedalam suatu pemahaman, keadaan / kondisi ,perasaan yang paparkan pengarang dalam tulisannya

v Berfungsi untuk mengaktifkan teknik persuasi yaitu mempengaruhi orang dengan cara tertentu agar orang tersebut dengan senang hati melakukan apa yang diinginkan penulis dan pada akhirnya akan mengubah sikap dan perilaku orang tersebut

Friday, October 30, 2009

Ragam Bahasa

DIKSI

Pengertian Diksi

Diksi = Pilihan Kata

· Dimana kita memilih kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu, baik dalam dunia karang mengarang maupun dunia tutur setiap hari.Pemilihan kata ini harus sesuai dengankamus,karna makna yang di pilihlah yang di perlukan.

Makna Denotatif & Konotatif

· Makna Denotatif adalah makna konseptual,suatu Pengertian yang di kandung sebuah kata secara objektif.

Misalkan , kata makan bermakna memasukkan sesuatu ke dalan mulut,dikunyah,dan di telan.

· Makna Konotatif adalah makna kata y6ang mempunyai tautan , perasaan, dan lain-lain yang menimbulkan rasa tertentu & bersifat lebih pribadi dan khusus.

Contoh :

Dia adalah wanita cantik (denotative)

Dia adalah wanita manis (konotatif)

· Hal2 yang mempengaruhi diksi berdasarkan kemampuan pengguna bahasa

v cara mengimajinasikan sesuatu kedalam sebuah situasi

v penguasaan sejumlah kosa kata yang familiar bagi masyarakat

v perangkaian kata – kata menjadi serangkaian kalimat yang jelas dan efektif sehingga sesuai dengan gagasan utama .

· Fungsi dari diksi

v Sebagai sarana / kegiatan mengaktifkan kegiatan berbahasa (komunikasi ) untuk penyampaian gagasan kepada orang lain

v Sebagai sarana menyampaikan maksud dari sebuah tulisan agar mudah dimengerti pembaca

v Sebagai sarana yang membawa pembaca kedalam suatu pemahaman, keadaan / kondisi ,perasaan yang paparkan pengarang dalam tulisannya

v Berfungsi untuk mengaktifkan teknik persuasi yaitu mempengaruhi orang dengan cara tertentu agar orang tersebut dengan senang hati melakukan apa yang diinginkan penulis dan pada akhirnya akan mengubah sikap dan perilaku orang tersebut