Sunday, May 13, 2012


UANG
Fungsi Uang:
- Alat tukar
- Penyimpan Nilai
- Satuan Hitung
Motif Orang menyimpan Uang(keynes)
- Transaction motive
- Precautionary motive
- Spekulation Motive
BANK
Bank Sentral,fungsi – fungsinya:
- Sebagai bank Pemerintah
- Bank kpd Bank Umum
- Mengawasi kegiatan bank umum
- Regulator pasar uang/valas
- Mencetak,mengedarkan dan menarik uang
Bank Umum
Keuntungan Bank Umum, bunga, Spread, jasa safe deposit, perag.valas, bi. Transfer dll.
· Fungsi bank Umum,
- Sebagai agen Pembangunan
- Sebagai pembuat dan pengedar uang giral
- Sebagai perantara transaksi perdagangan luar negeri
Kebijakan Moneter
Adalah kebijakan yg dilakukan oleh pemerintah melalui bank sentral guna mengatur penawaran uang dan tingkat bunga dalam tingkat yg aman dan wajar
Kebijakan kuantitif:
Open market and discount rate operation
Reserve Requirement
Kebijakan Kualitatif:
Pengawasan pinjaman selektif
Pembujukan moral
Referensi
Pengantar Ekonomi,Iskandar Putong, Ghalia, Jakarta,2003

Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian tertutup Sederhana dan pertumbuhan Ekonomi
Pendapatan Nasional Dalam Perekonomian Tertutup Sederhana
l Y = C + S
l Atau Y = C + I
l Y = Pendapatan Nasional
l C = Consumtion (konsumsi)
l S = Saving (tabungan)
l I = Invest (investasi)
Besarnya Pendapatan Nasional (Y) Dipengaruhi Oleh :
  1. Sumber daya produksi
  2. Penggunaan tehnologi
  3. Permodalan
  4. Stabilitas nasional
  5. Kebijakan pemerintah (fiscal policy & monetary policy)
Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi (C)
Faktor intern
  1. Komposisi rumah tangga
  2. MPC (marginal propensity to consume)
  3. Selera (taste)
  4. Kebiasaan keluarga
  5. Besarnya pendapatan
Faktor ekstern
  1. Lingkungan tempat tinggal
  2. Kebijakan pemerintah
  3. Harga-harga barang
  4. Budaya masyarakat
  5. Kemajuan IPTEK
  6. Pajak
Faktor-faktor yang mempengaruhi tabungan (S) dan investasi (I)
Tabungan
  1. Pendapatan yang diterima
  2. MPS (marginal propensity to saving)
  3. Tingkat suku bunga
Faktor ekstern
  1. Tingkat suku bunga
  2. Permintaan efektif (yg didukung daya beli)
  3. MEC (marginal efficiency of capital) kemampuan modal untuk menghasilakn
Tujuan dan manfaat mempelajari Pendapatan Nasional
Tujuan untuk :
  1. Mengetahui kemampuan dan pemerataan perekonomian masyarakat dan negara
  2. Memperoleh taksiran yang akurat tentang nilai barang dan jasa dalam satu tahun
  3. Membantu pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan
  4. Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian negara
Manfaat
  1. Mengetahui struktur perekonomian negara (agraris, industri, jasa)
  2. Mengetahui pertumbuhan perekonomian negara, dengan cara membandingkan pendapatan nasional dari waktu ke waktu
  3. Dapat membandingkan perekonomian antar daerah
  4. Dapat dijadikan dasar perbandingan dengan perekonomian negara lain
  5. Dapat membantu kebijakan pemerintah di bidang ekonomi
Income Per Capita
(Pendapatan Per Kapita)
Pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada periode tertentu
IPC digunakan sebagai alat ukur tingkat kemakmuran suatu negara pada suatu periode
IPC=
GNP: Gross National Product
Q : Jumlah Penduduk
Referensi:
          Pengantar Ekonomi,Pratama R,Mandala M,UI, Jakarta,2004
          Pengantar Ekonomi, Iskandar Putong,Ghalia,Jakarta, 2003


PENDAPATAN NASIONAL

Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.
Perputaran perekonomian makro
• Membagi perekonomian menjadi 4 sektor:
• Rumah tangga 
• Perusahaan
• Pemerintah 
• Luar Negeri 
• Masalah dalam ekonomi Makro :
• Inflasi 
• Pengangguran 
• Neraca pembayaran 
• Pertumbuhan ekonomi yg tinggi 
• Peningkatan kapasitas Produksi 
Penghitungan pendapatan Nasional
• Metode Produksi 
• Menjumlahkan nilai produksi yg dihasilkan oleh sektor produktif 
• Metode Pendapatan 
• Menjumlahkan semua pendapatan dari semua faktor – faktor produksi( tenaga kerja , skill, modal, tanah)
• Metode pengeluaran 
• Menjumlahkan semua pengeluaran yg dilakukan oleh rumah tangga( C),Produsen (I),Pemerintah (G), Export/import(X-M)
Pendapatan negara dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu:
• Pendekatan pendapatan, dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.
• Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
• Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor ( )
Rumus menghitung pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut :
• g = {(PDBs-PDBk)/PDBk} x 100%
• g = tingkat pertumbuhan ekonomi PDBs = PDB riil tahun sekarang PDBk = PDB riil tahun kemarin
Contoh soal :
• PDB Indonesia tahun 2008 = Rp. 467 triliun, sedangkan PDB pada tahun 2007 adalah = Rp. 420 triliun. Maka berapakah tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2008 jika diasumsikan harga tahun dasarnya berada pada tahun 2007 ?
• jawab :
• g = {(467-420)/420}x100% = 11,19%
Masalah dan perhitungan PDB
• Perhitungan PDB dan kemakmuran 
• PDB kemakmuran rakyat 
• Perhitungan PDB dan masalah kesejahteraan sosial 
• PDB per Kapita dan Masalah produktivitas 
• Perhitungan PDB dan kegiatan ekonomi 
Analisis Pendapatan Nasional
• Perekonomian tertutup sederhana dua sektor( Y = C+ I atau Y=C + S)
• Fungsi konsumsi 
• C= (APCn-MPC)Yn+MPC Y
• APCn= Cn/Yn 
• Fungsi Tabungan 
• Pendapatan Nasional Keseimbangan 
• Angka Pengganda 
Hubungan antara pertumbuhan ekonomi, inflasi,dan pengangguran
• Hubungan antara pertumbuhan ekonomi dg pengganguran 
Ketersediaan lap.kerja berhubungan dg penggangguran,ketersediaan lap.kerj berhubungan dg investasi,investasi didpt dari akumulasi tabungan,makin tinggi pendapatan nasional peluang pembuka kapasitas produksi baru akan menyerap tenaga kerja, jika pendapatan nasional dan pendapatan perkapita tinggi maka penggangguran relatif rendah 
• Hubungan antara inflasi dan pengangguran 
Jika inflasi tinggi maka masyarakat cenderung tidak menyimpan uangtetapi diubah dalam barang 
Referensi:
• Pengantar Ekonomi,Pratama R,Mandala M,UI, Jakarta,2004
• Pengantar Ekonomi, Iskandar Putong,Ghalia,Jakarta, 2003
• http://id.wikipedia.org/wiki/Pendapatan_nasional



STRUKTUR PASAR
PASAR
Pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual,dimana ada barang/jasa,serta kesepakatan dalam bertransaksi
Jenis – jenis struktur pasaral; persaingan sempurna,pasar dimana terdapat banyak pembeli dan penjual, monopoli dan monoplistik, pasar diman terdapat satu penjual , banyak pembeli,oligopoli,pasar dimana terdapat beberapa penjual dan banyak pembeli
Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna adalah struktur pasar yang ditandai oleh jumlah pembeli dan penjual yang sangat banyak. Banyak pesaing. Bila produsen pada pasar persaingan ingin mendapat keuntungan atau profit maksimum, tidak bisa dilakukan, karena harga ditentukan oleh pasar. Produsen hanya sebagai price taker.
Profit maksimum atau P maks tercapai pada tingkat produksi dimana MR = MC.
Ciri – ciri pasar Persaingan sempurna:
Pembeli dan Penjual sangat banyak
Produknya Homogen
Tidak adanya Barrier to entry/exit
Pembeli dan penjual mempunyai pengetahuan yg sempurna mengenai Pasar
Mobilitas Sumber – sumber ekonomi relatif sempurna
Pasar monopoli dan monopolistic
Pasar persaingan monopolistik adalah struktur pasar yang sangat mirip dengan persaingan sempurna tetapi yang membedakan dengan pasar persaingan sempurna ialah bahwa pada pasar ini produsen mampu membuat perbedaan-perbedaan pada produknya (differensiasi produk) dibandingkan produsen lain.
Pasar monopolistik adalah pasar dengan produsen sangat banyak, hanya saja produk yang dihasilkan berbeda (tidak seragam), atau unik. Banyak pesaing, namun produknya berbeda beda. Bila produsen pada pasar persaingan ingin dapat keuntungan atau profit maksimum, masih bisa dilakukan, karena harga dapat dipengaruhi oleh produsen. Produsen dapat bertindak sebagai Price Setter.
Profit maksimum atau P maks tercapai pada tingkat produksi dimana MR = MC.
Ciri – ciri Pasar monopli :
Hanya ada 1 penjual
Barrier to Entrynya sangat besar
Tidak ada Close subtitute
Kerugian masyarakat karena Pasar Monopoli:
a. Berkurang atau memburuknya efisiensi dan daya saing ekonomi nasional
b. Berkurang atau hilangnya sebagian kesejahteraan masyarakat
Pemerintah sebagai eksekutif penyelenggara negara, bertugas melindungi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat..Berkaitan dengan pasar monopoli ini, yang dirugikan adalah masyarakat konsumen, dan Ekonomi nasional secara keseluruhan, maka pemerintah perlu melakukan langkah mempengaruhi pasar (market intervention), melalui:
a. Penetapan harga tertinggi (Ceiling Price)
b. Menjaga kelancaran distribusi barang dan jasa (distribution channel)
Manfaat dari Pasar Monopoli:
a. Monopoli untuk menekan biaya produksi
b. Monopoli untuk menjaga penggunaan sumberdaya yang sangat terbatas
Contoh pasar monopoli antara lain, yaitu PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang menyediakan kebutuhan listrik di Indonesia.
Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar dimana hanya ada beberapa produsen. Hanya ada beberapa pesaing. Bila produsen yang olipolis ingin dapat keuntungan atau profit maksimum, bisa dilakukan dengan jalan berkolaborasi (kerjasama) dengan dengan produsen lain menurunkan supply, sehingga harga jual menjadi meningkat. Produsen dapat bertindak sebagai Price Setter.
Profit maksimum atau P maks tercapai pada tingkat produksi dimana MR = MC.
Ciri – ciri pasar Oligopoli:
Terdapat beberapa Pembeli ,Penjual banyak
Produknya Homogen
Terdapat Barrier to entry
Promosi diperlukan u/ persaingan
Terbentuknya pasar oligopoly ini didorong oleh adanya hambatan (barriers) untuk masuk pasar bagi pemain atau produsen baru. Hambatan untuk masuk pasar yang dihadapi oleh pemain atau produsen baru ini, antara lain disebabkan oleh paling tidak 2 (dua) faktor, yaitu:
1. Besarnya Skala Ekonomis dari industri tersebut
Pada umumnya untuk industri yang padat modal dan teknologi, seperti industri logam dan kimia, biasanya memiliki skala ekonomis, atau Titik Impas (Break Event Point) yang besar.
2. Tingkat kerumitan (Kompleksitas) pengelolaan usaha yang tinggi
Karena rumitnya pengelolaan usaha ini, baik dari segi teknologi, jaringan usaha, pemasok dan sebagainya, menyebabkan tidak banyak pemain atau produsen baru yang mampu masuk pasar. Hal ini menyebabkan halangan (bariiers) untuk masuk pasar relatif tinggi.
Karakteristik Pasar Oligopoli:
- Hanya ada sedikit (beberapa) jumlah produsen atau pemain dipasar monopoli
- Produk yang dihasilkan bisa seragam (homogeen) atau berbeda (differentiate)
- Relatif tinggi dan terjaganya loyalitas konsumen
- Relatif tingginya hambatan masuk dan keluar pasar (Entry and Exit barriers)
Contoh pasar oligopoli antara lain, yaitu di Indonesia terdapat dengan mudah dijumpai pasar semen, pasar layanan operator selular, pasar otomotif,
Hambatan – hambatan Oligopoli :
Skala Ekonomis
Ongkos/biaya produksi yg berbeda
Keistimewaan hasil produksi
Referensi:
Pengantar ekonomi,Pratama R,Mandala M, UI, Jakarta,2004
Pengantar Ekonomi, Iskandar Putong,Ghalia,jakarta,2003

Ongkos Dan Penerimaan
Macam – macam Biaya
Pengertian biaya adalah segala yang berhubungan dengan hasil yang diharapkan di w y d
Macam – macam biaya:
            biaya tetap(FC) Ongkos Total Tetap adalah jumlah ongkos yang tetap yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi . Contoh: penyusutan, sewa dsb
            biaya variabel(VC) Ongkos Variabel Total adalah jumlah ngkos-ongkos yang dibayar besarnya berubah menurut tingkat yang dihasilkan . Contoh: ongkos bahan mentah, tenaga kerja dsb
            biaya total(TC) Ongkos Total adalah penjumlahan antara ongkos total tetap dengan ongkos total variable TC=TFC+TVC.
            biaya rata – rata(AC) Average Fixed Cost adalah ongkos tetap yang dibebankan kepada setiap unit output AFC=TFC/Q, diaman Q=tingkat output
            biaya marginal(MC) adalah tambahan atau berkurangnya ongkos total kerena bertambahnya atau berkurangnya satu unit Output.

Ongkos Produksi dapat dibedakan menjadi
1. Ongkos Produksi Jangka Pendek
Dalam ongkos produksi jangka pendek perusahaan sudah mempunyai peralatan-peralatan untuk produksi seperti mesin, gedung dan tanah.
2. Ongkos Produksi Jangka Panjang
Dalam ongkos produksi jangka panjang, perusahaan dapat menambah semua factor produksi, sehingga tidak ada ongkos tetap dalam jangka panjang. Semua pengeluaran merupakan ongkos variaber.
Penerimaan(Revenue)
Pengertian Penerimaan adalah Segala penerimaan produsen dari hasil penjualan outputnya
Macam – macam reveneu:
            Total Reveneu(TR) Yaitu total penerimaan dari hasil penjualan
            Average Reveneu(AR) Yaitu rata-rata penerimaan dan per kesatuan produk yang dijual, atau yang dihasilakan,m yang diperole dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barng yang dijual.
            Marginal Reveneu(MR) Yaitu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unit output
Keuntungan Maksimum
Pengertiannya adalah keuntungan penuh dari output yang telah diproduksi sebelumnya
Pendekatan dalam mencari keuntungan maks:
Pendekatan total,mencari selisih antara TR dgn TC yaitu total penerimaan dari hasil penjualan
Pendekatan Rata – rata,P > AC yaitu rata-rata penerimaan dan per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, yang diperoleh dengan jalan mebagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.
Pendekatan Marginal,MR = MC yaitu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unit Output.
Dalam pasar persaingan tidak sempurna MR menurun dati kiri atas kekanan bawah dan nilainya dapat berupa:
1. Positif
2. Sama dengan nol;
3. Negatif
Bentuk matematis secara sederhana dapat ditulis:
TR= P x Q
P x Q
AR=TR : Q atau Q=P
Dtr
MR= Dq = TRn – TRn-1